Tips Tentang Tanaman Sayuran

Catatan tentang sayuran yang akan kita tanam dan berharap sayurannya tumbuh baik dan berhasil panen dengan baik. Saya akan membahas sedikit tips tentang tanaman sayuran. Sayuran apa yang paling mudah ditanam di rumah dan cepat dipanen? Dapatkah menanam sayuran dataran tinggi di daerah dataran rendah? Ada banyak pertanyaan yang sering muncul kalau kita baru mulai berkebun.

1. Microgreens adalah  sayuran yang ditanam menggunakan benih, dipanen maksimal pada usia 14 hari setelah masa tanam benihnya. Lebih dari 14 hari tanaman yang dipanen sudah bukan termasuk microgreen lagi dan hasil panenan sebaiknya dikonsumsi dengan dimasak. Panenan microgreen bisa dimakan mentah sebagai lalapan atau salad. Syarat benih yang digunakan adalah benih yang tidak dicoating (dilapisi) fungisida (anti jamur). Jadi buat teman-teman yang menghasilkan benih dari halaman rumah sendiri, maka benihnya bisa untuk microgreen.  Benih telang tidak bisa dibuat microgreen,  karena kecambah yang dihasilkan terasa pahit, ada kemungkinan mengandung alkaloid tertentu dan takutnya bersifat racun. Ada juga tanaman sayuran lain yang saat bibitnya pahit jika dikonsumsi. Tidak ada salahnya, mencoba satu atau beberapa benih lagi untuk disemai dan dicicipi, jika pahit ya dihindari untuk microgreen, jika tidak berarti dapat dikonsumsi. Selain mencoba sedikit menanam, sebaiknya mencari referensi tentang tanamannya terlebih dahulu.

2. Apakah menanam jagung dapat dilakukan menggunakan pot/planterbag/polybag? Menanam jagung bisa dilakukan menggunakan pot minimal diameter 30cm atau planterbag 18ltr,  satu media satu tanaman. Ditanam langsung benihnya, satu lubang satu benih. Minimal menanam 6 pot, mengingat jagung berbuah baik kalau terjadi penyerbukan silang. Membutuhkan sinar matahari pagi hingga siang, minimal 8 jam. Pada saat jagung sudah masuk hari ke 35 hst, pastikan hara yang dibutuhkan cukup. Untuk mengantisipasi dilakukan pemberian NPK granul yang dapat dibeli di kios tanaman. Jagung pulut/manis dapat dipanen pada usia 75 hari. Jangan dipanen terlalu tua, karena rasa jagung akan berubah mejadi rasa tepung dan berkurang rasa manis dan pulennya.

3. Bunga turi termasuk tanaman perenial yang selalu berbunga sepanjang tahun asal dirawat dan dipanen bunganya secara rutin. Tanaman turi dapat ditanam dalam pot besar dengan diameter 50-60 cm atau planterbag 50ltr. Perawatan relatif mudah, seperti perawatan tanaman lainnya. Yang istimewa tanaman turi adalah inang kupu-kupu kecil berwarna kuning (Eurema sp), ulatnya memang memakan daun turi/lamtoro dan tanaman satu keluarga turi. Ulat Eurema sp tidak tidak mengganngu dan tidak gatal, akan banyak muncul pada saat awal musim hujan. Jadi saran saya menanam tanaman turi disaat akhir musim hujan sehingga masuk musim hujan selanjutnya sudah besar dan ketika banyak ulat Eurema sp. tanaman tetap produktif.

4. Paprika adalah termasuk tanaman sayuran yang tumbuh di dataran tinggi. Kebiasaan pekebun kota itu suka penasaran menanam semua sayuran maka suka ngotot menanam paprika di dataran rendah, seperti saya juga. Jadi nanam paprika dan tanaman dataran tinggi ini butuh perhatian. Saya berhasil menanam paprika dan berbuah baik setelah berkali-kali gagal . Catatannya adalah, pelajari betul tentang tanaman yang akan ditanam, cocok tidakkah di daerah tempat kita tinggal? Mengapa? Agar kita tidak kecewa karena gagal dan membuang-buang waktu.

5. Timun kyuri atau timun biasa, termasuk gambas/oyong, pare, dan lainnya adalah sayuran merambat yang membutuhkan bantuan pada proses penyerbukannya, butuh serangga. Biasanya lebah atau tawon yang menyukai nektarnya. Butuh hara P dan K yang cukup agar buah optimal. Atau bisa memberi tambahan kompos daun dengan kandungan P dan K tinggi, atau menambahkan NPK granul yang bisa dibeli di kios tanaman. Pastikan tanaman cukup pupuk kandang atau komposnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *